Showing posts with label Materi. Show all posts
Showing posts with label Materi. Show all posts

Wednesday, March 22, 2017

PEMAHAMAN IPTABLES

Halo Kawan-kawan

Kembali lagi bersama saya Admin dari KURNIA BLOG. Disini saya ingin menjelaskan tentang apa itu IP Tables. Pasti teman-teman kesusahan saat ingin belajar Firewall di Debian Router. Dengan membaca Artikel saya ini, saya harap teman-teman yang membaca bisa lebih paham dengan penggunaan IP Tables pada Debian Router. Langsung saja saya bahas mengenai apa itu IP Tables.

Apa itu IP Tables ?





IPtables adalah sekumpulan perintah Firewall di Linux yang mengijinkan sang system administrator untuk mengatur lalu lintas jaringan yang masuk dan keluar melalui konfigurasi IPtables. Dengan adanya IPTables, para Client tak perlu khawatir tentang dampak negatif penggunaan internet karena sang SysAdmin telah mengatur lajur yang telah ditentukan untuk Client agar nantinya sang Client mendapatkan internet yang sehat.

Dalam sebuah table iptables terdapat yang namanya chain. Chain merupakan proses penyaringan data yang dilewati paket paket data, dengan menggunakan chain ini, para sysadmin lebih dimudahkan dalam pembuatan jaringan yang bersih.

Ada 3 Jenis IPTables yang digunakan, yaitu :

FILTER, adalah table yang biasanya digunakan (table default). Table ini berisi chain yang terdiri dari :

  • INPUT, Paket ditujukan untuk jaringan lokal.
  • FORWARD, Paket disalurkan melalui sistem.
  • OUTPUT, Paket lokal yang dihasilkan.

NAT, adalah table yang memeriksa ketika paket mencoba untuk membuat koneksi baru. Table ini berisi chain yang terdiri dari :

  • PREROUTING, digunakan untuk mengubah paket segera setelah paket itu diterima.
  • OUTPUT, digunakan untuk mengubah paket lokal yang dihasilkan.
  • POSTROUTUNG, digunakan untuk mengubah paket ketika paket tersebut akan keluar.

MANGLE, adalah table yang digunakan untuk perubahan paket. Table ini berisi chain yang terdiri dari :

  • PREROUTING, untuk mengubah koneksi yang masuk.
  • OUTPUT, untuk mengubah paket lokal yang dihasilkan.
  • INPUT, untuk paket yang masuk.
  • POSTROUTING, untuk merubah paket ketika paket tersebut akan keluar.
  • FORWARD, untuk paket yang melewati jalur/numpang lewat.
Apa saja Perintah yang digunakan dalam konfigurasi IPTables ?

Perintah yang digunakan dalam konfigurasi IPtables adalah sebagai berikut :

1. Start/Stop/Restart Iptables Firewall

Perintah yang digunakan :





2. Mengecek Konfigurasi IpTables

Untuk mengecek Konfigurasi IpTables perintah yang digunakan adalah :


Untuk mengecek Konfigurasi NAT perintah yang digunakan adalah :


3. Blokir IP Address Tertentu

Kita bisa memblok IP Address tertentu yang menurut kita, host tersebut bermasalah. Perintah yang digunakan adalah :


192.168.10.22 adalah opsional, bisa diganti-ganti sesuai IP yang ingin di Blok. -A digunakan untuk penambahan rule pada chain tertentu. -s (source) digunakan untuk menambahkan rule source atau IP tertentu.

Untuk memblok TCP traffic dari IP Address, kita bisa menggunakan opsi -p untuk rule protokol tersebut. Perintah yang digunakan adalah :


4. Membatalkan blokir yang dilakukan terhadap IP Address

Dengan membatalkan blokir yang telah kita lakukan terhadap IP yang telah kita blokir tadi, maka host tersebut dapat kembali mendapatkan rute di lalu lintas jaringan kita. Perintah yang digunakan adalah :


Opsi -D adalah untuk menghapus rule pada chain yang telah dipilih.

5. Blokir Port Tertentu

Dengan memblok Port tertentu dalam jaringan kita, kita bisa menciptakan jaringan sehat pada client kita. Perintah yang digunakan adalah :


Opsi --dport (Destination Port) adalah untuk mengarahkan IPTables ke port yang ingin di blok. xxx adalah angka untuk port-port yang ingin diblok. Misal kita ingin memblok port ssh, angka yang digunakan adalah 22. Untuk opsi DROP adalah rule yang digunakan untuk memblok akses. Untuk opsi tcp, adalah opsional bisa diganti apakah itu port tcp atau udp. untuk opsi -j adalah opsi untuk perijinan apakah paket tersebut diterima atau diblok atau bisa juga di arahkankan ke segala jaringan lokal kita.

Untuk mengijinkan koneksi masuk gunakan perintah :


opsi ACCEPT digunakan untuk mengijinkan koneksi atau paket masuk ke jaringan lokal.

6. Mengizinkan Beberapa Ports pada Iptables menggunakan Multiport

Kita bisa mengijikan beberapa port untuk masuk ke jaringan kita. Perintah yang digunakan adalah :

untuk port yang masuk :


keluar :


7. Mengijinkan Jaringan yang telah ditentukan untuk masuk pada Port tertentu

Kita bisa menentukan mana jaringan yang ingin kita arahkan pada port tertentu. Perintah yang digunakan adalah :


Gambar diatas menunjukkan bahwa jaringan 192.168.10.0/28 (opsional, bisa diganti) diijinkan menuju ke port 22.

8. Blokir IP situs tertentu

Disini misalnya saya ingin mencontohkan bagaimana mengetahui IP situs tertentu agar nantinya IP yang kita cari tersebut ditambahkan ke dalam rule IPTables dan kita bisa memblokirnya.

Perintah untuk mengetahui IP situs tertentu adalah :



Lalu kita cari jaringannya :



Kita telah mengetahui jaringan dari situs yang ingin kita blokir. Disini saya ingin memblokir situs www.youtube.com . Jaringan dari situs tersebut adalah 216.58.192.0/19. Lalu kita masukkan jaringan tersebut dalam rule IPTables dengan perintah :


opsi -d (destination) adalah siapa tujuan paket kita nanti.

9. Memforward Port

Disini kita bisa mengarahkan port yang masuk menuju ke port selanjutnya yang dikeluarkan. Perintahnya yang digunakan adalah :


Opsi -t adalah untuk menambahkan rule nat. opsi -i adalah untuk menambahkan interfaces pada rule IPTables. Opsi REDIRECT adalah untuk mengarahkan dimana port selanjutnya berjalan.

10. Blokir permintaan PING yang masuk

Dengan perintah ini, kita bisa mengamankan jaringan kita karena client tidak tahu apakah jaringan ini terhubung atau tidak saat melakukan test PING.
Perintah yang digunakan adalah :


opsi icmp digunakan untuk mengatur port pengetesan atau biasa disebut PING

11. Blokir MAC Address tertentu

Kita bisa memblokir MAC Address client yang menurut kita bermasalah. Perintah yang digunakan adalah :



Untuk Angka MAC Addressnya bisa disesuaikan.

Sekian yang dapat saya sampaikan untuk artikel kali ini. Semoga Bermanfaat...

Tuesday, March 7, 2017

ABOUT ISP CONFIG


Pengertian

ISPConfig Merupakan sebuah aplikasi open source yang digunakan sebagai management hosting pada server berbasis linux, terutama debian.

Cara Kerja

ISPConfig memungkinkan administrator untuk mengelola website , email alamat dan DNS catatan melalui web antarmuka berbasis. Perangkat lunak ini memiliki 4 tingkat login: administrator, reseller, client dan email pengguna.

ISPConfig memiliki banyak fitur, diantaranya :

  • Mengelola server satu atau beberapa dari satu controlpanel.
  • Web manajemen server untuk Apache dan Nginx .
  • Manajemen server email (dengan pengguna email virtual) dengan spam dan filter antivirus.
  • DNS server manajemen (BIND, powerdns dan MyDNS).
  • Konfigurasi mirroring dan cluster.
  • Administrator, reseller, klien dan MailUser login.
  • Manajemen server virtual untuk OpenVZ Server.
  • Statistik website dengan Webalizer. 

Referensi :

https://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&u=https://en.wikipedia.org/wiki/ISPConfig&prev=search
https://id.wikibooks.org/wiki/ISPConfig

Monday, March 6, 2017

TENTANG CLOUD COMPUTING


Pengertian Cloud Computing

Komputasi awan (Cloud Computing) adalah di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna atau client seperti desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.
Cloud Computing (Komputasi awan) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dan pengembangan berbasis Internet (awan). Awan (cloud) adalah metefora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer.
Komputasi awan (Cloud Computing) adalah suatu konsep umum tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas mencakup SaaS, Web 2.0 dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server.
Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service),  sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet  (di dalam awan) tanpa mengetahui apa yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya.

Sejarah Cloud Computing

Konsep awal Cloud Computing muncul pertama kali pada tahun 1960 oleh John McCarthy yang berkata “komputasi suatu hari nanti akan menjadi sebuah utilitas umum” ide dari cloud computing sendiri bermula dari kebutuhan untuk membagikan data untuk semua orang di seluruh dunia. Mohamed J.C.R Licklider, pencetus ide ini, menginginkan semua orang untuk dapat mengakses apa saja di mana saja. Dengan munculnya grid computing, cloud computing melalui internet menjadi realitas.
Cloud computing adalah sebuah mekanisme dimana kemampuan teknologi informasi disediakan bukan sebagai produk, melainkan sebagai layanan berbasis internet yang memungkinkan kita “meenyewa” sumber daya teknologi informasi (software, processing power, storage, dan lainnya) melalui internet dan memanfaatkan sesuai kebutuhan kita dan membayar yang digunakan oleh kita saja.
Cloud computing merupakan evolusi dari vrtualization,service oriented architecture, autonomic dan utily computing. Cara kerja dari cloud computing bersifat transparan, sehingga end-user tidak perlu pengetahuan, control akan, teknologi insfratuktur dari cloud computing untuk dapat menggunakannya dalam menyelesaikan tugas-tugas mereka .merka hanya perlu tahu bagaimana cara mengaksesnya.
Cloud computing adalah hasil dari evolusi bertahap di mana sebelumnya terjadi fenomena grid computing, virtualisasi, application service provision (ASP) dan Software as a Service (SaaS). Konsep penyatuan computing resources melalui jaringan global sendiri dimulai pada tahun ‘60-an. Saat itu muncul “Intergalactic computer network” oleh J.C.R. Licklider, yang bertanggung jawab atas pembangunan ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network) di tahun 1969. Beliau memiliki sebuah cita-cita di mana setiap manusia di dunia ini dapat terhubung dan bisa mengakses program dan data dari situs manapun, di manapun. Menurut Margaret Lewis, Direktur Marketing Produk AMD. “Cita-cita itu terdengar mirip dengan apa yang kini kita disebut dengan cloud computing”. Para pakar komputasi lainnya juga memberikan penambahan terhadap konsep ini, di antaranya John McCarthy yang menawarkan ide mengenai jaringan komputasi yang akan menjadi infrastruktur publik, sama seperti the service bureaus yang sudah ada sejak tahun ‘60-an.
Semenjak tahun ‘60-an, cloud computing telah berkembang berdampingan dengan perkembangan Internet dan Web. Namun karena terjadi perubahan teknologi bandwidth yang cukup besar pada tahun 1990-an, maka Internet lebih dulu berkembang dibanding cloud computing. Dan kini teryata terlihat bahwa pendorong utama cloud computing adalah karena adanya revolusi Internet. Salah satu batu loncatan yang cukup drastis adalah dengan adanya Salesforce.com di tahun 1999, yang merupakan pencetus pertama aplikasi perusahaan dijalankan melalui Internet. Perkembangan berikutnya adalah adanya Amazon Web Services di tahun 2006, di mana dengan teknologi Elastic Compute Cloud (EC2), terdapat situs layanan web yang di komersialkan yang memungkinkan perusahaan kecil dan individu untuk menyewa komputer atau server, agar dapat menjalankan aplikasi komputer mereka.
Batu lompatan besar lainnya datang di tahun 2009 dengan Web 2.0 mencapai puncaknya. Google dan lainnya memulai untuk menawarkan aplikasi browser-based untuk perusahaan besar, seperti Google Apps. “Kontribusi yang paling penting dari komputasi cloud adalah munculnya “killer apps” dari penguasa teknologi seperti Microsoft dan Google. Ketika perusahaan tersebut mengirimkan layanan dalam bentuk yang mudah untuk di konsumsi, efek penerimaannya menjadi sangat luas”, menurut Dan Germain, Chief Technology IT provider Cobweb Solution. “Faktor utama lainnya yang mempengaruhi berkembangnya komputasi cloud antara lain matangnya teknologi visual, perkembangan universal banwidth berkecepatan tinggi, dan perangkat lunak universal”, menurut Jamie Turner sang pelopor komputasi cloud. Turner menambahkan, “cloud computing sudah menyebar luas hingga kepada para pengguna Google Doc. Kita hanya dapat membayangkan betapa besarnya ruang lingkup yang sudah di capai. Apa saja dapat di lakukan dan dikirimkan melalui cloud”.

Manfaat Menggunakan Cloud Computing

Dengan adanya cloud computing akan mengubah paradigma perusahaan ataupun organisasi IT dalam  memandang  investasi  teknologi  komunikasi  informasi.  "Investasi  untuk  modal  kapital berubah menjadi  biaya  operasional  dengan  besaran  yang  lebih  efisien  akibat  adanya  cloud computing,dan  Ini  membuat  para  pengguna  (user)  bebas  berkreasi  dan  tidak  perlu menyediakan infrastruktur (data center, processing power, storage, sampai ke aplikasi desktop) untuk dapat memiliki sebuah sistem, karena semuanya sudah disediakan secara virtual.
Disaat  ini kebutuhan akan pemakaian  , pemeliharaan dan keamanan sistem  informasi semakin  meningkat,  mendorong  perusahaan  ataupun  organisasi  untuk  meningkatkan  dan mengamankan  sistem mereka,  namun Karena  perusahaan  ataupun  organisasi  tidak memiliki sumber  daya  yang  besar  untuk membeli  sistem  untuk  keperluan mereka    dan  bahkan  untuk memelihara sistem  informasi mereka  ,terlebih  lagi untuk mengamankan sistem  tersebut maka  kemungkinan  besar Cloud Computing  akan menjadi  pilihan  pertama  dan  kemungkinan  besar akan berkembang, khusunya di Indonesia.
Bahkan dengan Cloud Computing, mereka (perusahaan / organisasi) hanya menyewa layanan atau jasa dari penyedia Cloud Computing.  Seperti sudah dijelaskan sebelumnya dengan Cloud Compuitng ini dapat mengurangi investasi awal dari sebuah perusahaan atau organisasi yang membutuhkan pememakaian, pemeliharaan dan keamanan sistem informasi yang lebih baik.
Dalam  hal  ini  investasi  yang  besar  bagi  sebuah  perusahaan  atau  organisasi  akan  berubah menjadi suatu sistem operasional yang mudah dikelola, bahkan penyedia jasa seperti Software as a Service  (SaaS) yand ada di Cloud dapat menawarkan harga yang sangat rendah karena faktor ekonomi.
Dengan Cloud Computing kita  tidak perlu  lagi dikuatirkan dengan adanya kompleksitas Teknologi saat  ini. Perusahaan dan organisasi yang dalam usahanya menggunakan Teknologi Informasi tidak perlu takut dengan hal-hal yang dapat mengancam keamanan sistem  informasi mereka  dan  bahkan  dalam  hal  peng-updatetan  suatu  Teknologi  atau  aplikasi  yang  dipakai, karena semuanya itu bisa diserahkan kepada penyedia layanan di Cloud Computing.
Cloud  Computing  jangan  dijadikan  sebagai  ―Core  Business‖  bagi  sebuah  perusahaan  tapi sebaliknya jadikan-lah Cloud Computing  ini sebagai ―Support Business‖, prinsip ini yang benar karena  Cloud  Computing  sebagai  penunjang  suatu  perusahaan  dalam  mengelola  sistem informasi  yang  ada  di  perusahaan  tersebut  dengan maksud  dan  tujuan  untuk  kelangsungan bisnis dari perusahaan tersebut, karena Cloud Computing memberikan solusi bagi perusahaan untuk meringankan operasional perusahaan tersebut dalam hal pengolahan data.

1.       Skalabilitas  - Mudah meningkatkan  kapasitas,  sebagai  kebutuhan  komputasi  berubah, tanpa membeli peralatan tambahan.
2.       Accessibility - Akses data dan aplikasi melalui internet dari mana saja.  Mengurangi Biaya
3.        Shift  Beban  -  Free  staf  TI  internal  dari  pembaruan  dan  isu-isu  konstan.

Keprihatinan  utama  mengenai  cloud  computing  adalah  keamanan  dan  kehandalan. Banyak organisasi mengalami  kesulitan mempercayai  informasi mereka  dengan  vendor  pihak  ketiga, dan  juga  penyedia  dipublikasikan  padam  telah meningkatkan  keprihatinan  mereka mengevaluasi kebutuhan  komputasi Anda, penting untuk mempertimbangkan baik manfaat dan risiko dari Cloud Computing.
Sebagai contoh, data-kerugian yang mungkin baik itu dalam Cloud Computing  dan  sistem  perusahaan  tradisional,  tetapi  dalam  banyak  kasus  vendor  Cloud Computing  akan memiliki  lebih  banyak  sumber daya  yang  tersedia  dengan  cepat  dan  akurat memperbaiki kegagalan ini.
Selain  itu  dengan  teknologi  Cloud  Computing  (komputasi  awan)  akan  memberikan dampak  lebih ekonomis dan sumber daya  IT yang digunakan  lebih efisien, saat aplikasi bisnis dioperasikan dalam suatu lingkungan. Jasa  Cloud  adalah  bisnis  yang  paling  cepat  tumbuh  dan  berkembang  pendekatannya  untuk memberikan  aplikasi  dan  layanan  dari mana  saja  ke  pelanggan  apapun,  pada  perangkat apapun. Sebuah pergeseran yang terjadi dengan komputasi awan yang membentang di alam teknologi dan bisnis, sebuah pergeseran yang dramatis akan mengubah bisnis dan bagaimana menggunakan teknologi untuk memenuhi persyaratan.
Dengan  Cloud  Kemampuan  untuk  menangani  tugas-tugas  penting,  dapat  dilakukan lebih  efisien  oleh  karena  dilakukan  oleh    pihak  ketiga,  apakah mereka merupakan  inti  atau bukan  inti  dengan  bisnis  anda,  adalah  sebuah  model  bisnis  yang  umum  dan  merupakan layanan yang bisa menguntungkan anda.

Karakteristik Cloud Computing

Dengan semakin maraknya pembicaraan seputar cloud computing, semakin banyak perusahaan yang mengumumkan bahwa mereka menyediakan layanan cloud computing. Akan sangat membingungkan bagi kita para pengguna untuk memastikan bahwa layanan yang akan kita dapatkan adalah cloud computing atau bukan. Untuk mudahnya, dari semua definisi yang ada, dapat diintisarikan bahwa cloud computing ideal adalah layanan yang memiliki 5 karakteristik berikut ini.

1)   On-Demand Self-Services
Sebuah layanan cloud computing harus dapat dimanfaatkan oleh pengguna melalui  mekanisme swalayan dan langsung tersedia pada saat dibutuhkan. Campur tangan penyedia layanan adalah sangat minim. Jadi, apabila kita saat ini membutuhkan layanan aplikasi CRM (sesuai contoh di awal), maka kita harus dapat mendaftar secara swalayan dan layanan tersebut langsung tersedia saat itu juga.

2)   Broad Network Access
Sebuah layanan cloud computing harus dapat diakses dari mana saja, kapan saja, dengan alat apa pun, asalkan kita terhubung ke jaringan layanan. Dalam contoh layanan aplikasi CRM di atas, selama kita terhubung ke jaringan Internet, saya harus dapat mengakses layanan tersebut, baik itu melalui laptop, desktop, warnet, handphone, tablet, dan perangkat lain.

3)   Resource Pooling
Sebuah layanan cloud computing harus tersedia secara terpusat dan dapat membagi sumber daya secara efisien. Karena cloud computing digunakan bersama-sama oleh berbagai pelanggan, penyedia layanan harus dapat membagi beban secara efisien, sehingga sistem dapat dimanfaatkan secara maksimal.

4)   Rapid Elasticity
   Sebuah layanan cloud computing harus dapat menaikkan (atau menurunkan) kapasitas sesuai kebutuhan. Misalnya, apabila pegawai di kantor bertambah, maka kita harus dapat menambah user untuk aplikasi CRM tersebut dengan mudah. Begitu juga jika pegawai berkurang. Atau, apabila kita menempatkan sebuah website berita dalam jaringan cloud computing, maka apabila terjadi peningkatkan traffic karena ada berita penting, maka kapasitas harus dapat dinaikkan dengan cepat.
5)   Measured Service
   Sebuah layanan cloud computing harus disediakan secara terukur, karena nantinya akan digunakan dalam proses pembayaran. Harap diingat bahwa layanan  cloud computing dibayar sesuai penggunaan, sehingga harus terukur dengan baik.

Sistem Kerja Cloud Computing

Ketika berbicara tentang sistem cloud computing, sistem ini terbagi menjadi dua bagian: ujung depan dan ujung belakang. Mereka terhubung satu sama lain melalui jaringan, biasanya adalah Internet. Ujung depan adalah sisi pengguna komputer (user), atau klien (client), melihat. Bagian belakang adalah “cloud” bagian dari sistem.
Gambar .Urutan Depan Belakang
Ujung depan termasuk komputer klien (atau jaringan komputer) dan aplikasi yang diperlukan untuk mengakses sistem komputasi awan. Tidak sistem komputasi awan semua memiliki antarmuka pengguna yang sama. Layanan seperti Web-based e-mail program memanfaatkan browser Web yang ada seperti Internet Explorer atau Firefox. Sistem lain memiliki aplikasi unik yang menyediakan akses jaringan untuk klien.
Di ujung belakang sistem adalah berbagai komputer, server dan sistem penyimpanan data yang menciptakan “cloud” dari layanan komputasi. Secara teori, sebuah cloud computer system dapat mencakup hampir semua program komputer yang dapat anda bayangkan, dari data pengolahan hingga video game. Biasanya, setiap aplikasi akan memiliki server khusus nya sendiri.
Gambar. Sistem Pengolahan Sistem
Sebuah server pusat mengelola sistem, memantau lalu lintas dan permintaan client untuk memastikan semuanya berjalan lancar. Sistem ini mengikuti seperangkat aturan yang disebut protokol dan menggunakan jenis khusus dari perangkat lunak yang disebut middleware. Middleware network memungkinkan komputer untuk berkomunikasi satu sama lain. Sebagian besar, server tidak berjalan pada kapasitas penuh. Itu berarti ada kekuatan pemrosesan yang hasil buangannya tidak terpakai. Maka akan memerlukan sebuah cara. Teknik ini disebut virtualisasi server. Dengan memaksimalkan output dari setiap server, virtualisasi server mengurangi kebutuhan pada mesin dalam bekerja.

Jenis layanan yang Disediakan Cloud Computing
Secara umum, layanan Cloud Computing dibagi menjadi tiga tingkat, yaitu aplikasi / perangkat lunak, platform, dan infrasturktur ( Software as a Service, Platform as a Service, dan Infrastructure as a Service)

1. Infrastructure as Service
       Hal ini meliputi seluruh penyediaan infratruktur IT seperti fasilitas data center, storage, server, grid untuk virtualized server, dan seluruh komponen networking yang ada didalam sistem cloud yang dikelola pihak ketiga. Sebagai pengguna, Pelanggan hanya perlu login ke sebuah interface yang disiapkan oleh provider dan memilih sendiri spesifikasi layanan yang dibutuhkan lalu membayarnya sesuai kapasitas yang dipakai, pelanggan tidak perlu menunggu lama untuk dapat menggunakan server sesuai kapasitas yang dibutuhkannya. Sinonim lainnya adalah Hardware as a Service. Secara sederhana, kita “menyewa” infrastruktur atau hardware provider Cloud Computing, seperti server space, network equipment, memory, CPU cycle, dan storage.
Ada kasus ketika konfigurasi yang disediakan oleh penyedia PaaS tidak sesuai dengan keinginan kita. Kita berniat menggunakan aplikasi yang memerlukan konfigurasi server yang unik dan tidak dapat dipenuhi oleh penyedia PaaS. Untuk keperluan seperti ini, kita dapat menggunakan layanan cloud computing tipe Infrastructure as a Service (IaaS).
Pada IaaS, penyedia layanan hanya menyediakan sumber daya komputasi seperti prosesor, memori, dan storage yang sudah tervirtualisasi. Akan tetapi, penyedia layanan tidak memasang sistem operasi maupun aplikasi di atasnya. Pemilihan OS, aplikasi, maupun konfigurasi lainnya sepenuhnya berada pada kendali kita.
Jadi, layanan IaaS dapat dilihat sebagai proses migrasi server-server kita dari on-premise ke data center millik penyedia IaaS ini. Para vendor cloud computing lokal rata-rata menyediakan layanan model IaaS ini, dalam bentuk Virtual Private Server.
2.      Platform-as-a-service
 Adalah development platform berbasis web, dimana Anda bisa menggunakannya untuk membuat sebuah aplikasi web. PaaS akan membuka kesempatan bagi para developer dari berbagai tingkat pengetahuan, untuk mengembangkan aplikasi secara cepat dan murah.
Selain itu, aplikasi yang dihasilkan bisa langsung dideploy dengan mudah, tanpa harus melibatkan tenaga ahli untuk melakukannya,memungkinkan developer untuk menghilangkan kekhawatirkan mengenai kebutuhan operating system,infrastructure scaling, load balancing dan lainnya, sehingga mereka tetap fokus pada application developmentnya. Contohnya adalah Google AppEngine, yang menyediakan berbagai tools untuk mengembangkan aplikasi di atas platform Google, dengan menggunakan bahasa pemrograman Phyton dan Django.
Sering terjadi, suatu aplikasi software yang sifatnya package tidak dapat memenuhi kebutuhan proses bisnis kita. Demikian pula dengan SaaS, di mana aplikasi yang ditawarkan sebagai layanan tidak sesuai dengan proses bisnis kita. Nah, pada skenario ini, kita dapat menggunakan jenis layanan yang disebut Platform as a Service (PaaS).
Pada PaaS, kita membuat sendiri aplikasi software yang kita inginkan, termasuk skema database yang diperlukan. Skema itu kemudian kita pasang (deploy) di server-server milik penyedia jada PaaS. Penyedia jasa PaaS sendiri menyediakan layanan berupa platform, mulai dari mengatur server-server mereka secara virtualisasi sehingga sudah menjadi cluster sampai menyediakan sistem operasi di atasnya. Alhasil, kita sebagai pengguna hanya perlu memasang aplikasi yang kita buat di atasnya.
Jika kita adalah perusahaan pembuat software, PaaS juga memberi alternatif lain. Alih-alih memasang software di server konsumen, kita bisa memasang software tersebut di server milik penyedia layanan PaaS, lalu menjualnya ke konsumen dalam bentuk langganan. Dengan kata lain, kita membuat sebuah SaaS.
Singkatnya, dengan PaaS, kita membangun aplikasi kita sendiri di atas layanan PaaS tersebut. Adapun contoh vendor penyedia layanan Paas adalah Microsoft Azure dan Amazon Web Services

3.      Software-as-a-service
Adalah software atau aplikasi web-based interface, yang dideploy di sisi pihak ketiga, sehingga dapat diakses melalui jaringan oleh setiap pelanggan. Anda tidak perlu melakukan deployment aplikasi dari awal, tidak perlu membayar lisensi software, maupun membeli seperangkat server untuk menjalankan aplikasi yang Anda butuhkan. Anda cukup membayar aplikasi sesuai dengan penggunaan per user yang dibayar secara rutin dengan mekanisme OPEX. Karena aplikasi ini berbasis web, maka Anda hanya butuh koneksi internet dan sebuah browser untuk menjalankannya. Contoh SaaS yaitu layanan CRM online Salesforce.com, Zoho.com, dengan harga yang sangat terjangkau, menyediakan layanan SaaS yang cukup beragam, mulai dari layanan word processor seperti Google Docs, project management, hingga invoicing online. Layanan akunting online pun tersedia, seperti yang diberikan oleh Xero.com dan masih banyak lagi. IBM dengan Lotuslive.com nya dapat dijadikan contoh untuk layanan SaaS di area kolaborasi/unified communication. Sayangnya untuk pasar dalam negeri sendiri, masih sangat sedikit yang mau ber investasi untuk menyediakan layanan saat ini.

Sebenarnya kita sudah akrab dengan layanan cloud computing melalui Yahoo Mail, Hotmail, Google Search, Bing, atau MSN Messenger. Contoh lain yang cukup populer adalah Google Docs ataupun Microsoft Office Web Applications yang merupakan aplikasi pengolah dokumen berbasis internet.
Di dunia bisnis, kita mungkin familiar dengan SalesForce.com atau Microsoft CRM yang merupakan layanan aplikasi CRM. Di sini, perusahaan tidak perlu setup hardware dan software CRM di server sendiri. Cukup berlangganan SalesForce.com maupun Microsoft CRM, kita bisa menggunakan aplikasi CRM  kapan dan dari mana saja melalui internet. Kita tidak perlu melakukan investasi server maupun aplikasi. Kita juga akan selalu mendapat aplikasi terbaru jika terjadi upgrade. Intinya, kita benar-benar hanya tinggal menggunakan aplikasi tersebut. Pembayaran biasanya dilakukan bulanan, dan sesuai jumlah pemakai aplikasi tersebut. Dengan kata lain, pay as you go, pay per use, per seat.
Nah, semua layanan ini, dimana suatu aplikasi software tersedia dan bisa langsung dipakai oleh seorang pengguna,  termasuk ke dalam kategori Software as a Services (SaaS). Secara sederhana, kita langsung mengkonsumsi layanan aplikasi yang ditawarkan.

Contoh Perusahaan Pemberi Layanan Cloud Computing

SaaS
Google, seperti Google Docs, Gmail, GoogleCalendar, dll. Microsoft, seperti Microsoft Office Web Apps, Microsoft Office Communication Online, Microsoft Dynamics CRM, dll.

PaaS

Google, seperti Google App Engine, Google Web Toolkit, dll. Microsoft, seperti Microsoft Windows Live, Microsoft Windows Azure, dll.

IaaS

Amazon Web Service, seperti Amazon Elastic Compute Cloud (EC2).
Skytap, seperti Skytap Cloud(TM)
Hexagrid, seperti V3Cloud Reseller Program

Tipe-Tipe Cloud Computing

Merujuk ke kata “Private”, Private Cloud sebenarnya menunjukkan suatu layanan cloud yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan suatu enterprise atau perusahaan, dan bisa jadi layanan cloud ini di-hosting pada Datacenter milik Cloud Provider seperti pada Amazon’s Elastic Compute Cloud (EC2) atau Simple Storage Service (S3) maupun Datacenter milik enterprise itu sendiri, yang jelas layanan cloud ini tidak bisa diakses secara umum atau bukan layanan yang terbuka buat publik dan hanya bisa diakses oleh enterprise itu sendiri. Dan setiap enterprise mempunyai kontrol langsung atas setiap aspek pelaksanaan Cloud: perangkat keras, jaringan, sistem operasi dan perangkat lunak lain yang digunakan untuk menciptakan Cloud itu sendiri; cara penerapan keamanan, bahkan API yang digunakan (yaitu jika menggunakan sistem open source). Jadi kesimpulannya Private Cloud adalah infrastruktur layanan cloud yang dioperasikan hanya untuk sebuah enterprise/organisasi/perusahaaan tertentu, pelanggannya biasanya perusahaan dengan skala besar, infrastruktur dapat dikelola oleh perusahaan itu sendiri atau oleh pihak ketiga dan lokasi bisa on-site atau off-site.
Sebuah public cloud, atau external cloud, adalah bentuk paling umum dari Cloud Computing, di mana layanan yang dibuat tersedia untuk masyarakat umum dengan cara pay-as-you-go. Pelanggan, baik itu merupakan pengguna individu maupun perusahaan mengakses layanan yang disediakan oleh penyedia pihak ketiga melalui internet, dimana sumber daya komputasi seperti aplikasi, sistem penyimpanan, dan jaringan yang diakses berbagi dengan banyak pelanggan yang berbeda.
Model public cloud secara luas diterima dan diadopsi oleh banyak perusahaan karena vendor public cloud terkemuka seperti Amazon, Microsoft dan Google, memiliki infrastruktur yang telah dilengkapi dengan sejumlah besar data center, memungkinkan pengguna untuk secara bebas menentukan seberapa besar sumber daya komputasi yang mereka sewa dan membayar sesuai dengan apa yang mereka pergunakan.
Public cloud sangat memperhatikan efisiensi, fleksibilitas dan keamanan. Yang paling utama adalah keamanan, walaupun berada dalam lingkungan cloud yang sama, antara satu pelanggan dengan pelanggan lain tidak bisa saling melihat data satu sama lain. Hybrid cloud, merupakan komposisi dari dua atau lebih infrastruktur cloud (private, community, atau public).
Meskipun secara entitas mereka tetap berdiri sendiri-sendiri, tapi dihubungkan oleh suatu teknologi/mekanisme yang memungkinkan portabilitas data dan aplikasi antar cloud itu. Misalnya, mekanisme load balancing yang antarcloud, sehingga alokasi sumberdaya bisa dipertahankan pada level yang optimal.
Menurut lembaga NIST bahwa definisi dan batasan dari Cloud Computing sendiri masih mencari bentuk dan standarnya. Sehingga nanti pasarlah yang akan menentukan model mana yang akan bertahan.
Namun semua sepakat bahwa cloud computing akan menjadi masa depan dari dunia komputasi. Bahkan lembaga riset bergengsi Gartner Group juga telah menyatakan bahwa Cloud Computing adalah wacana yang tidak boleh dilewatkan oleh seluruh pemangku kepentingan di dunia TI.

Aspek Keamanan dan Privasi Cloud Computing

Sebelum suatu perusahaan/organisasi mendapatkan keuntungan dari komputasi awan, ada beberapa aspek yang berkaitan dengan Keamanan dan Privasi di bawah ini yang harus diperhatikan :

1. Manajemen Resiko dan Ketaatan, organisasi yang mulai mengadopsi awan tetap harus bertanggung jawab untuk aspek manajemen keamanan, resiko, dan ketaatan terhadap aturan yang berlaku di industri terkait. Manajemen resiko dan ketaatan ini membutuhkan tim internal yang kuat dan transparansi proses dari penyedia jasa awan.

Rekomendasi : penyedia jasa awan harus menggunakan beberapa framework atau best practice seperti MOF, atau ITIL, dan memiliki sertifikasi seperti ISO/IEC 27001:2005, dan mempublikasikan laporan audit ke SAS 70 type II. Selain itu juga, disesuaikan dengan ketentuan suatu negara, mungkin juga harus taat terhadap PCI atau FISMA.

2. Manajemen Akses dan Identitas, identitas bisa didapat melalui beberapa penyedia jasa awan, dan harus bersifat interoperabel antar organisasi yang berbeda, penyedia awan yang berbeda, dan berlandaskan proses yang kuat.

Rekomendasi : Autentikasi yang disarankan adalah menggunakan beberapa faktor sekaligus, seperti biometric, one time password token (seperti token BCA), kartu ID dengan chip, dan password.

3. Integritas Layanan, layanan berbasis awan harus dibangun dengan landasan keamanan yang kuat, dan proses-proses operasionalnya juga harus diintegrasikan dengan manajemen keamanan di organisasi tersebut. Penyedia layanan awan harus mengikuti proses yang bisa dibuktikan, terdefinisi, dan jelas dalam mengintegrasikan keamanan dan privasi ke dalam layanannya mulai dari titik paling awal, di setiap titik di dalam siklus, sampai paling penghabisan. Selain itu manajemen keamanan dan auditing harus selaras antara penyedia awan dan pelanggan.

Rekomendasi : Gunakan sertifikasi semacam EAL4+ (untuk evaluasi keamanan), SDL (untuk pengembangan aplikasi), ISO/IEC 18044 (untuk incident response).

4. Integritas Klien, layanan awan yang digunakan di sisi klien harus memperhatikan aspek keamanan, ketaatan, dan integritas di sisi klien. Integritas klien bisa ditingkatkan dengan menggunakan paduan praktek terbaik.

Rekomendasi : Perkuat sistem desktop, pastikan kesehatan sistem desktop, terapkan IT policy yang tepat, federasi identitas, Network Access Protection dan sebagainya.

5. Proteksi Informasi, layanan awan membutuhkan proses yang andal untuk melindungi informasi sebelum, selama, dan setelah transaksi. Manfaatkan Klasifikasi Data untuk meningkatkan kontrol terhadap data yang siap dilepas ke awan.

Rekomendasi : Gunakan teknologi enkripsi dan manajemen hak informasi (IRM) sebelum data dilepas ke awan

Kelebihan Dan Kelemahan Cloud Computing

Kelebihan :

Sebagai suatu teknologi baru pasti mengundang pro dan kontra, begitu juga dengancloud computing. Pro dan kontra tersebut terjadi karena tidak lepas dari kelebihan dan kekurangan yang ada dari system teknologi baru tersebut, berikut kelebihan dari Cloud Computing:

a.      Kemudahan Akses
Ini merupakan kelebihan yang paling menonjol dari cloud computing, yaitu kemudahan akses. Jadi kita tidak perlu berada pada suatu computer yg sama untuk melakukan suatu pekerjaan, karena semua aplikasi dan data kita berada pada server cloud.
b.      Fleksibilitas
Hampir sama seperti contoh di atas, data yg kita perlukan tidak harus kita simpan di dalam harddisk atau storage computer kita. Dimanapun kita berada, asalkan terkoneksi internet, kita bisa mengakses data kita karena berada pada server cloud
c.       Penghematan (Tanpa investasi awal)
Pastinya dengan adanya cloud computing, akan memungkinkan bagi perusahaan untuk mengurangi infrastruktur IT yang pastinya memerlukan investasi yang besar, baik berupa investasi hardware, software, maupun human resources nya
d.      Mengubah CAPEX Menjadi OPEX
CAPEX = Capital Expenditure (pengeluaran modal), sedangkan OPEX = Operational Expenditure (pengeluaran modal). Seperti kelebihan sebelumnya, ini masih seputar masalah keuangan. Jadi dengan menggunakan teknologi cloud computer ini, kita tidak harus melakukan pengeluaran modal, sebaliknya kita hanya melakukan pengeluaran operational
e.       Lentur dan Mudah Dikembangkan
Sesuai dengan salah 1 karakter cloud computing yaitu Rapid Elasticity, maka ini juga merupakan salah 1 kelebihan cloud computing. Jadi customer bisa dengan mudah menaikkan atau menurunkan resource yang dipakai, dan ini akan mempengaruhi cost yang mereka keluarkan
f.       Fokus pada bisnis bukan pada TI
Dengan mempercayakan semua pengelolaan seputar IT pada cloud service provider, maka kita akan lebih focus pada bisnis kita bukan pada pengelolaan IT nya.
Dengan banyaknya kelebihan di atas Cloud Computing juga memeiliki kekurangan yaitu ketergantungan akan koneksi Internet. Sehingga membutuhkan koneksi dengan kecepatan yang tinggi agar dapat memanfaatkan(mengambil) file yang berukuran besar.       
Selain itu kelebihan yang lain adalah;
a.       Menghemat biaya investasi awal untuk pembelian sumber daya.
b.      Bisa menghemat waktu sehingga perusahaan bisa langsung fokus ke profit dan berkembang dengan cepat.
c.       Membuat operasional dan manajemen lebih mudah karena sistem pribadi/perusahaan yang tersambung dalam satu cloud dapat dimonitor dan diatur dengan mudah.
d.      Menjadikan kolaborasi yang terpercaya dan lebih ramping.
e.       Mengehemat biaya operasional pada saat realibilitas ingin ditingkatkan dan kritikal sistem informasi yang dibangun.
f.       Integrasi aplikasi dengan berbagai perangkat
vKelemahan

Komputer akan menjadi lambat atau tidak bisa dipakai sama sekali jika internet bermasalah atau kelebihan beban. Dan juga perusahaan yang menyewa layanan dari cloud computing tidak punya akses langsung ke sumber daya. Jadi, semua tergantung dari kondisi vendor/penyedia layanan cloud computing. Jika server vendor rusak atau punya layanan backup yang buruk, maka perusahaan akan mengalami kerugian besar.

Cloud Computing yang sering digunakan di Internet

1. Sharing Dokumen dan Presentasi
Internet telah merevolusi bagaimana kita dapat bekerja sama dan berbagi hal-hal satu sama lain. Dengan klik tombol kita dapat berbagi presentasi, dokumen dan file dengan teman, keluarga dan rekan apakah mereka duduk di sebelah Anda atau di sisi lain dunia. Jika anda telah menggunakan layanan sharing dokumen, seperti Google Docs, atau layanan file hosting, seperti SkyDrive untuk berbagi file dan dokumen dengan orang yang anda kenal maka anda telah menggunakan Cloud.
Layanan seperti Google Docs dan SkyDrive menyimpan file dan dokumen di cloud sehingga dapat diakses dari mana saja dan sehingga anda dapat mengizinkan pengguna lain untuk melihat dan membuat perubahan.
Cloud juga dapat sangat berguna untuk mengakses file sendiri ketika bepergian atau pada komputer yang berbeda. Anda juga dapat memanfaatkan cloud untuk mengakses bookmark dan preferensi. Situs bookmark seperti Delicious atau Google Bookmarks akan menyimpan situs web favorit Anda di awan dan membiarkan anda login untuk melihat dan mengedit dari mana pun.

2. Penyimpanan / Drive
Salah satu kegunaan penting dari cloud adalah untuk penyimpanan. Situs seperti Dropbox, Google Drive dan MediaFire memungkinkan anda untuk menyimpan file dan mengaksesnya dari mana saja melalui awan.
Banyak pilihan yang memungkinkan untuk menyimpan sejumlah gigabyte data secara gratis. Memanfaatkan penyimpanan awan dapat menjadi cara yang bagus untuk menyimpan file  dan untuk membebaskan ruang pada komputer. File, terutama musik dan video, dapat mengambil sejumlah besar ruang pada hard drive dan flashdisk. Menyimpan file di cloud berarti  anda dapat melihat dan menggunakannya kapan pun dan dimana pun anda suka. Banyak orang juga menggunakan awan sebagai jasa penyimpanan data untuk menjaga agar data tetap aman.

3. Hiburan
Mungkin seseorang tidak menyadari berapa banyak bentuk hiburan sekarang menggunakan cloud untuk menjangkau audiens. Sebagian besar pengguna internet akan menghabiskan waktu dengan TV favorit mereka secara online. Layanan yang menawarkan program TV dan film untuk menonton melalui internet, seperti Netflix, iPlayer atau 4oD memanfaatkan cloud untuk membawa layanan ini ke khalayak umum. Musik Spotify atau website seperti stasiun radio internet seperti Pandora juga layanan berbasis cloud.
Industri game juga membuat langkah bersama menuju cloud. Banyak game online yang sudah hosting di cloud dan diputar melalui internet. Sejumlah layanan cloud gaming telah didirikan dalam beberapa tahun terakhir dan mungkin terlibat erat dalam mengubah industri game. Dengan cloud gaming Anda bisa mendapatkan keuntungan dari kecepatan pemrosesan lebih kuat dan rendering grafis yang lebih baik tanpa perlu komputer Anda memiliki spesifikasi tinggi.

4. Komunikasi
Salah satu cara paling sederhana dengan menggunakan cloud yang mungkin tidak disadari adalah email. Kebanyakan program email berbasis web seperti Hotmail (sekarang Outlook), Gmail dan Yahoo Mail, secara efektif merupakan bentuk komputasi awan. Email Anda dan kontak tidak disimpan pada komputer lokal dan disimpan di awan, yang memungkinkan untuk memeriksa email dari mana saja.
Cloud adalah bagian penting dari berbagai bentuk komunikasi internet. Skype, video-chat dan  layanan pesan instant  populer, memanfaatkan cloud sehingga jutaan pengguna dapat yang memungkinkan semua terhubung satu sama lain. Platform komunikasi terpadu lain juga memanfaatkan awan untuk memberikan layanan, misalnya Hosted Lync adalah platform komunikasi yang terpadu Microsoft host di cloud.

5. Jaringan Sosial
Banyak situs jejaring sosial yang mencapai jutaan pengguna dan memanfaatkan awan adalah cara yang masuk akal untuk menjaga layanan mereka tersedia dan dapat diandalkan. Jadi setiap kali anda posting di Facebook atau menulis tweet otomatis anda menggunakan cloud.
Hal tersebut seperti data hasil postingan dalam account facebook, twitter dan lain-lain dapat diakses dimanapun baik menggunakan komputer dan smartphone atau media yang serupa. Hal serupa seperti Instagram dan Flickr juga layanan berbasis cloud. Anda mungkin tidak berpikir telah menggunakan cloud dalam aktivitas sehari-hari, tetapi sangat mungkin jika anda tidak menyadarinya.

Thursday, February 23, 2017

WHAT IS VIRTUALIZATION???



Pengertian

Virtualisasi (virtualization) adalah konsep mengkonversi sesuatu ke bentuk
simulasi dari bentuk nyata yang ada. Dalam ilmu komputer,virtualisasi bisa  diartikan sebagai pembuatan
suatu bentuk  simulasi  dari sesuatu yang asalnya bersifat fisik, misalnya  sistem operasi, perangkat  penyimpanan  data  atau  sumber  daya  jaringan.

Tujuan dari konsep virtualisai
Dengan adanya sistem virtualisai, beberapa sistem operasi dapat berjalan secara bersamaan pada satu buah komputer. Kita bisa membuat sebuah sumber daya tunggal (seperti server, sebuah sistem operasi, sebuah aplikasi,atau peralatan penyimpanan yang berfungsi sebagai beberapa sumber daya logikal), atau dapat juga termasuk definisi untuk membuat beberapa sumber daya fisik (seperti beberapa peralatan penyimpanan atau server) terlihat sebagai satu sumber daya logikal.

Dalam ilmu komputer, ada 2 jenis virtualisasi, yaitu virtualisasi penuh dan virtualisasi paruh. Virtualisasi penuh maksudnya mensimulasikan secara lengkap tentang hal-hal yang mendasari suatu perangkat. sedangkan virtualisasi paruh hanya mensimulasikan beberapa hal dari perangkat tersebut. Virtualisasi paruh lebih mudah dijalankan daripada virtualisasi penuh, akan tetapi virtualisasi paruh memiliki kekurangan dalam hal compatibility/kesesuaian.

Virtualisasi dapat diimplementasikan ke dalam berbagai bentuk, antara lain :
  1. Network Virtualization. Seperti, VLAN, Virtual IP, Multilink.
  2. Memori Virtualization. Seperti, pooling memory dari node-node di cluster.
  3. Grid Computing. Penjelasannya, membuat banyak server menjadi terhubung seakan hanya mempunyai 1 server.
  4. Application Virtualization. Contohnya, Dosemu, Wine.
  5. Storage Virtualization. Contohnya RAID, LVM.
  6. Platform Virtualization, seperti virtual komputer.
Perangkat lunak yang digunakan untuk menciptakan virtual machine pada host machine biasa disebut sebagai hypervisor atau Virtual Machine Monitor (VMM). Menurut Robert P. Goldberg dalam tesisnya yang berjudul Architectural Principles For Virtual Computer Systems pada hal 23 menyebutkan bahwa tipe-tipe dari VMM ada 2 yaitu:

  • Type 1 berjalan pada fisik komputer yang ada secara langsung. Pada jenis ini hypervisor/VMM benar-benar mengontrol perangkat keras dari komputer host-nya. Termasuk mengontrol sistem operasi-sistem operasi guest-nya. Contoh implementasi yang ada adalah KVM dan OpenVZ. Adapun contoh yang lain seperti VMWare ESXi, Microsoft Hyper-V.

  • Type 2 berjalan pada sistem operasi diatasnya. Pada tipe ini sistem operasi guest berada diatas sistem operasi host. Contoh tipe ini adalah VirtualBox.

Referensi :
http://dosen.gufron.com/artikel/pengertian-virtualisasi/8/
http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2013/07/rima-virtualisasi.pdf

Wednesday, February 22, 2017

WHAT IS DNS?



DNS (Domain Name System / Service) adalah sistem untuk memetakan sebuah IP address menjadi sebuah karakter dan juga sebalinya atau juga bisa disebut sebagai sistem yang menerjemahkan alamat domain menjadi IP Address dan sebaliknya.

Fitur dari DNS

Global Distribution, membagi muatan dan administrasi.
Loose coherency, distribusi geografis, tapi tetap masuk logis.
Scalability, dapat menambah DNS server tanpa mempengaruhi DNS yang sudah ada.
Reilability, dapat diandalkan
Dynamicity, memodifikasi dan memperbaharui data dengan dinamis.

Struktur hirarki DNS
Pada Sistem Domain, nama domain harus FQDN (Full Qualified Domain Name). Struktur database DNS menyerupai struktur pohon dan terbagi-bagi ke dalam kelompok dan hirarki tersebut disebut sebagai Domain Name Space. Pada puncaknya disebut root node, pada setiap node dalam tree tersebut mempunyai keterangan berupa label misalnya .org, com, .edu, .net, dsb yang relatif terhadap puncaknya (parent). Kemudian dikenal dengan istilah Domain Name Space. Domain Name Space dapat digambarkan :

Root-level Domains, merupakan hirarki level paling atas. Merupakan zona terbesar atau merupakan sistem DNS global yang dibuat untuk internet. Zona ini di atur oleh IANA (Internet Assigned Numbers Authority) yang berada di bawah ICAAN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers).

Top-Level Domains, Digunakan untuk pengelompokkan tertentu, misalnya .org untuk organisasi non profit, .com untuk organisasi non komersial, .edu untuk pendidikan atau universitas, dan 2 huruf untuk negara, misalnya id (Indonesia), UK (Inggris), sg (Singapura) dll.
Second-Level Domins, Dapat berisi host ataupun subdomain lain.

Host.

Referensi
www.tuntor.com/pengertian-dns-untuk-yang-masih-awam/
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Penamaan_Domain

Friday, February 10, 2017

TENTANG ROADMAP


A. PENGERTIAN

road map adalah peta penunjuk jalan atau lebih jelas untuk maksud dari road map yang dimaksud disini adalah rencana yang dibuat secara terperinci dan memuat tahapan atau proses yang dilakukan dengan tujuan agar suatu pekerjaan yang dilakukan dapat terlaksana dengan baik dan sesuai rencana

B. TUJUAN ROAD MAP

sebagai pemandu sesuai bakat atau keahlian yang dimiliki
menyatukan seluruh kegiatan yang telah disiapkan
sebagai petunjuk tentang apasaja yang akan dilakukan untuk program
sebagai pondasi atau acuan untuk melakukan berbagai hal

C. PRINSIP DASAR ROAD MAP

  • jelas : yaitu harus mudah dipahami dan dapat dilaksanakan dengan baik
  • ringkas : roadmap dibuat secara singkat dan tidak berbelit-belit
  • terukur : mempertimbangkan tentang apa yang telah dikeluarkan yang berapa yang diperoleh dari yang dikeluarkan tadi dan harus dapat mengukur waktu yang dikeluarkan
  • adjustable : umpan balik atau perbaikan yang diperluakan
  • terperinci : terperinci dalam hal rincian dari pelaksanaan kegiatan dan hasil dari kegiatan
  • komitmen : yaitu roadmap harus dari kesepakatan bersama dan memberikan gambaran kesadaran tentang tanggung jawab yang dimiliki
  • dokumen resmi : road map yang dibuat harus menjadi dokumen resmi

D. SISTEMATIKA ROAD MAP

  • ringkasan eksekutif yaitu harus berisi ringkasan/ uraian singkat tentang kegiatan yang akan dikerjakan yang akan akan menentukan keberhasilan suatu kegiatan
  • pendahuluan berisi tentang paparan halhal nyata tentang kondisi dan masalah-masalah yang ada serta langkah langkah menangani masalah tersebut
Konsolidasi rencana aksi program dan kegiatan meliputi :
  • pencapaian : berisi paparan dari suatu hal yang telah diperoleh
  • rencana : berisi paparan rencana tentang suatu program yang akan dijalankan
  • kriteria keberhasilan : berisi tentang paparan suatu hal mengenai hasil yang akan dicapai untuk setiap program yang dilaksanakan
  • agenda prioritas : paparan mengenai program dan aktifitas yang akan dikerjakan
  • waktu pelaksanaan dan tahapan kerja : berisi tentan jangka waktu yang program dan aktifitas yang dilaksanakan
  • penanggung jawab : berisi tentang anggota kerja dan sumberdaya manusia yang menjadi penanggung jawab kegiatan
  • rencana anggaran : berisi tentang rencana dan anggaran yang akan dikeluarkan dalam melakukan kegiatan

Thursday, February 9, 2017

TENTANG BIND (Barkeley Internet Name Domain)


Pengertian
BIND (Barkeley Internet Name Domain) adalah sebuah software server open source yang memungkinkan anda untuk mempublikasikan informasi DNS anda ke internet.

Sejarah Singkat
BIND awalnya dibuat oleh empat orang mahasiswa di CSRG Universitas California Barkeley dan pertama kali dirilis di dalam 4.3BSD. Paul Vixie kemudian meneruskan pengembangannya pada tahun 1988 saat bekerja di DEC.

Bagian-bagian dari BIND

1. Domain Name Resolver
Resolver adalah program yang menjawab pertanyaan tentang nama dengan mengirim pertanyaan itu ke server yang cocok dan akan direspon ke server yang cocok tadi.

2.Domain Name Authority Server
Authoritative DNS server menjawab permintaan dari resolvers, memakai informasi tentang nama domain adalah kegunaan dari authoritative, kita bisa menyediakan layanan DNS pada internet dengan menginstall software ini pada server dan memberinya informasi tentang domain kita.

3. Tools
Alat opersional dari BIND

Referensi
https://www.isc.org/downloads/bind/
https://en.wikipedia.org/wiki/BIND

Wednesday, February 8, 2017

TENTANG HTTP


Pengertian

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam WWW (World Wide Web). Protokol ini termasuk protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat depergunakan berbagai macam tipe dokumen. Port yang digunakan biasanya adalah port 80.

Sejarah

Protokol HTTP pertama kali dipergunakan dalam WWW pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-lee. Pada saat tersebut dipakai adalah protokol HTTP versi 0.9. Versi 0
.9 ini adalah protokol transfer dokumen secara mentah, maksudnya adalah data dokumen dikirim sesuai dengan isi dari dokumen tersebut tanpa memandang tipe dari dokumen.
Kemudian pada tahun 1996 protokol HTTP diperbaiki menjadi HTTP versi 1.0. Perubahan ini untuk mengakomodasi tipe-tipe dokumen yang hendak dikirim beserta enkoding yang dipergunakan dlam pengiriman data dokumen.
Sesuai dengan perkembangan infrastruktur internet maka pada tahun 1999 dikeluarkan HTTP versi 1.1 untuk mengakomodasi proxy, cache dan koneksi yang persisten.


Referensi
http://nannahachi.blogspot.co.id/2009/08/hypertext-transfer-protocol-http.html

Wednesday, January 25, 2017

TENTANG FIBER OPTIC

Apa itu Fiber Optik ?
Menurut Wikipedia, Fiber Optik (biasa disebut dengan serat optik) adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempatlain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah dari sinar laser atau LED.

Fiber Optik memiliki inti yang terbuat dari serat kaca dan memiliki beberapa lapisan yang tentunya tiap lapisan memiliki fungi masing-masing. Berikut ini merupakan komponen-komponen dari fiber optik :

Inti, Pada bagian inti jenis serat kaca berpengaruh pada kualitas dai kabel fiber optik itu sendiri. Diameter inti serat optik memiliki ukuran yang berbeda-beda 2 μm hingga 50 μm. Semakin besar diameter inti serat kaca maka akan smakin baik pula kualitas dan kemampuan dari fiber optik ini.

Cladding, Pada bagian ini komponen yang terbuat dari kaca dan memiliki fungsi sebagai pelindung inti fiber optik. Bagian ini sering disebut juga sebagai jaket Cladding dan untuk diameternya antara 5 μm sampai 250 μm. Selain sebagai pelindung inti, Cladding juga berfungsi memancarkan cahaya dari luar kepada inti.

Coating, Lapisan ini juga sering disebut sebagai mantel, berbeda dengan inti dan cladding yang terbuat dari kaca, untuk lapisan ini terbuat dari bahan plastik. Fungsi dari mantel ini adalah untuk melindungi gangguan dari luar seperti lengkungan kabel dan kelembaban udara yang dapat mengakibatkan kerusakan pada lapisan dalam. Setiap mantel memiliki warna yang berbeda-beda, tujuannya agar dapat mempermudah penyusunan urutan core.

Strength Member dan Outer Jacket, Perlindungan utama berawal dari lapisan ini. Lapisan strength member dan outer jacket merupakan lapisan terluar dari kabel fiber optik, fungsinya untuk melindungi inti kabel fiber optik dari gangguan secara langsung.




Apa saja Jenis-jenis kabel Fiber Optik ?

Terdapat 2 jenis kabel Fiber Optik, yaitu :

Single Mode, yaitu kabel fiber optik yang memiliki inti lebih kecil dengan ukuran 9 micron. Memiliki fungsi untuk mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 1300-1550 nm) yang hanya bisa menyebarkan cahaya melalui satu inti pada suatu waktu.

Multimode, sedangkan multimode digunakan untuk tujuan komersial. Memiliki inti yang lebih besar dan memungkinkan ratusan modus cahaya tersebar melalui serat dalam waktu yang bersamaan. Untuk diameternya, multimode memiliki diameter 62.5 micron dan memiliki fungsi mengantarkah sinar inframerah dengan panjang gelombang 850-1300nm.

Fungsi dari kabel fiber optik sendiri adalah melindungi jaringan-jaringan lokal seperti LAN( Local Area Network. Karena kabel fiber optik terbuat dari bahan kaca dan dilapisi dengan bahan kuat yang membuatnya tidak mudah rusak, sehingga kabel ini cocok untuk menjaga stabilitas jaringan di instansi atau sebuah perusahaan dengan gedung bertingkat. Bahkan untuk sekarang ini, fiber optik telah digunakan pada jaringan bawah laut untuk menghubungkan suatu negara dengan negara lain. Untuk cara kerja kabel fiber optik sendiri berbeda dengan kabel jaringan pada umumnya seprti coaxial atau twisted. Bahan kabel ini terbuat dari kaca bukan tanpa sebab, karena dengan menggunakan bahan kaca kabel ini mampu mengubah energi listrik menjadi cahaya dengan menggunakan fungsi cermin pada kabel. Dengan memiliki kemampuan dapat mengkonversi energi listrik ke dalam bentuk cahaya, maka kabel ini memiliki gangguan elektrik yang cukup minim. Tentunya kabel jenis ini sangat cocok dengan area yang memiliki gelombang area yang tinggi.

Kelebihan Fiber Optik
  • Bandwidth sangat besar dengan kecepatan transmisi mencapai gigabit-per detik dan menghantarkan informasi jarak jauh tanpa pengulangan.
  • Biaya pemasangan dan pengoperasian yang rendah serta tingkat keamanan yang lebih tinggi.
  • Ukuran kecil dan ringan, sehingga hemat pemakaian ruang.
  • Kebal terhadap gangguan elektromagnetik dan gangguan gelombang radio.
  • Tidak ada tenaga listrik dan percikan api.
  • Tidak berkarat.



Kekurangan Fiber Optik
  • Beberapa faktor membatasi efektivitas kabel FO. Selain instalasinya yang mahal, sistem ini mungkin sinyalnya kurang kuat, hal ini disebabkan karena faktor fisik ataupun material.
  • Dispersi dapat mempengaruhi volume informasi yang dapat diakomodasi.
  • Tidak seperti halnya dengan kawat atau plastik, fiber juga lebih sulit untuk disambung.
  • Sambungan akhir dari kabel fiber harus benar-benar akurat untuk menghindari transmisi yang tidak jelas.
  • Komponen FO mahal dan membutuhkan biaya ekstra dalam pengaplikasian yang lebih spesifik.

      

Monday, January 23, 2017

MENGENAL PEMBUATAN TOPOLOGI PADA SERVER

Perlu diketahui, untuk pebuatan topologi server sendiri bisa dibedakan menjadi 2, yaitu Mode Gateway dan Mode Standalone. Tentu saja kedua topologi tersebut mempunyai fungsi yang berbeda. Mari kita bahas kedua topologi tersebut.

Mode Gateway
Mode gateway disini maksudnya adalah server bertindak sebagai router dari interface publik maupun lokal. Fungsi dari mode gateway ini adalah server menjadi pembuka gerbang untuk Interface ISP dan interface lokal karena kedua interface tersebut jaringannya berbeda. Selain itu, Server disini bisa digunakan sebagai DNS Server, DHCP server, Proxy Server dan yang biasanya dilakukan oleh Router. Untuk topologi ini, minimal LAN Card yang harus dimiliki oleh Server adalah 2 buah.
Berikut adalah gambaran topologi nya :


Mode Standalone
Untuk mode ini, yang jadi pintu gerbangnya adalah mikrotik. Dan yang melakukan kegiatan seperti DNS Server, DHCP Server, Proxy Server, Firewall, dll juga yang menghubungkan Server dengan Client adalah Router. Jadi disini server hanya melayani client untuk hal-hal tertentu saja dan hanya butuh 1 Interface saja.
Berikut adalah gambaran topologi nya :


Referensi :
https://rozak774.blogspot.co.id/2016/11/perbedaan-komputer-standalone-dan.html

Saturday, January 21, 2017

TENTANG SERVER


Apa itu Server?
Menurut Wikipedia, Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer.

Lalu, apakah fungsi dan bagaimana cara kerja server itu sendiri?

Server berfungsi sebagai penyedia layanan dan sumber daya bagi para client. Seperti halnya para pelayan di restoran. Client akan meminta sebuah layanan tertentu pada server untuk sebuah kegiatan tertentu. Perlu diketahui, agar Server bisa tersambung dengan Client, perlu dilakukan yang namanya pembuatan topologi jaringan. Topologi ini berfungsi sebagai lalu lintas antara Server dengan Client.

Lalu, apa saja jenis-jenis Server ?

DNS (Domain Name Server)

Aplikasi service di internet yang menterjemahkan sebuah domain name ke IP address dari FQDN (Fany Qualified Domain Name).

DHCP Server (Dynamic Host Configuration Protocol)
Protocol yang berbasis arsitektur client atau server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian IP address dalam jaringan.

WEB Server

Perangkat lunak server yang berfungsi sebagai menerima permintaan HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) dari client,dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk dokumen web.

Mail Server

Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atau permintaan yang dikirim via email,juga pada bitnet untuk layanan seperti FTP (File Transfer Protocol).

Proxy Server

Teknik standar untuk akses internet secara bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus dalam jaringan LAN  melalui sebuah modem atau saluran komunikasi.

Samba Server

Sebagai jembatan untuk menghubungkan dua sistem operasi berbeda dan digunakan untuk transfer data.

FTP Server

Untuk sharing file pada jaringan server atau client yang support TCP/IP.

SSH Server (Secure Shell)

Apalikasi server yang digunakan untuk meremot server atau eksekusi program.

Thursday, January 19, 2017

TENTANG CMS (Content Management System)

TENTANG CMS (Content Management System)

Pengertian :

  • Menurut Wikipedia, CMS (Content Management System) adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menambahkan atau memanipulasi (mengubah) isi dari suatu situs web.

Tujuan :

  • CMS bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada penulis untuk mengelola informasi yang ada di sebuah server tanpa harus tau sebelumnya tentang segala hal yang bersifat teknis.

Manfaat :

  • Manajemen Data.
    • Semua data/informasi baik yang telah ditampilkan ataupun belum dapat diorganisasikan dan disimpan secara baik.
  • Mengatur siklus hidup server.
    • Banyak CMS memberikan fasilitas kepada para penggunanya untuk mengelola bagian atau isi mana saja yang akan ditampilkan, masa/waktu penampilan dan lokasi penampilan di server.
  • Mendukung web templating.
    • Setiap halaman server yang dihasilkan berasal dari template yang terlebih dahulu disediakan oleh CMS.
  • Personalisasi server.
    • Setelah sebuah isi ditempatkan kedalam CMS, isi tersebut dapat ditampilkan sesuai keinginan dan kebutuhan penggunanya.
  • Sindikasi.
    • CMS memberikan kemunhkinan pada semua server membagi isinya pada server-server lain.

Keuntungan :

  • Memudahkan dalam pengelolaan konten dan isi.
    • Semua CMS mempunyai antarmuka dimana administrator maupun user dapat login dan melakukan update maupun maintenance website tersebut. Karena sifatnya web-bases, maka update ataupun maintenance dapat dilakukan dari mana saja asalkan tersedia koneksi internet.
  • Adanya Level Akses User.
    • Setiap admin dan user mempunyai username dan password masing – masing serta mempunyai hak akses yang dapat ditentukan oleh administrator.sehingga dapat dilakukan pembatasan hak akses pada tiap-tiap pengguna.
  • Isi dan Desain Terpisah.
    • Pemisahan pengaturan desain template dan pengaturan konten ini sangat memudahkan dalam mengupdate desain dengan template yang baru maupun dalam kasus transfer web ke hosting.
  • Memungkinkan Penambahan Fitur dengan Extension dan Plugin.
    • Banyak contoh – contoh CMS yang mempunyai dukungan dan komunitas – komunitas yang besar yang memiliki kemampuan dalam menambahkan modul – modul untuk mempercantik website seperti fitur forum, form kostum, dan lainnya.
  • Menghemat Waktu Pembuatan dan Biaya Pembuatan.
    • Menggunakan CMS untuk membuat web dapat menghemat waktu.karena hanya dengan menginstallnya pada web hosting terbaik dan sedikit konfigurasi. Memilih template yang sesuai dan mulai membuat konten.

Jenis-jenis :

  • CMS untuk membuat personal blog, contohnya WordPress.
  • CMS untuk membuat web e-Commerce, contohnya PrestaShop, OsCommerce, Opencart, Drupal.
  • CMS untuk membuat web e-Learning, contohnya Moodle.
  • CMS untuk membuat personal web, contohnya joomla!, Mambo.
  • CMS untuk membuat e-Office, contohnya katanya (Kantor Maya).
  • CMS untuk membuat web e-Forum, contohnya phpBB, MYBB,Vbulletin.

Tuesday, January 17, 2017

TENTANG ANTENA WIFI

TENTANG ANTENA WIFI

Pengertian :

  • Antena adalah sebuah alat yang bisa memancarkan dan atau menerima gelombang elektromagnetik.

Jenis-jenis :

  • Omni Directional
  • Flat Pannel Antena
  • Grid Antenna
  • Solid Disk Antenna
  • Sectoral Antenna
  • Sectoral Antenna (Array) 
  • Point to Point
    • Menghubungkan 2 buah alat, biasanya menggunakan antenna directional dan jarak yang cukup jauh.
    • Kedua alat cukup menggunakan lisensi level 4 : Bridge dan Station.
    • Bisa menggunakan proprietary setting (nstream, Custom Frequency).
  • Point to Point (Nstream)
    • Masing-masing titik menggunakan 2 buah antena dan 2 buah wireless card.
    • Satu link untuk transmit dan satu link untuk receive.
    • Mikrotik proprietary setting.
  • Point to Multipoint
    • 1 buah AP Mikrotik sebagai base station untuk melayani CPE.
  • Wireless Distribution System (WDS)
    • Wireless Distribution System (WDS) adalah sebuah sistem untuk memperluas jangkauan jaringan wireless dengan menggunakan dua atau lebih Access Point. Dengan teknik WDS ini, penggunaan kabel sebagai backbone jaringan tidak dibutuhkan, sehingga lebih mudah, murah, dan efisien untuk instalasinya.


www.lowongankerjababysitter.com www.lowongankerjapembanturumahtangga.com www.lowonganperawatlansia.com www.lowonganperawatlansia.com www.yayasanperawatlansia.com www.penyalurpembanturumahtanggaku.com www.bajubatikmodernku.com www.bestdaytradingstrategyy.com www.paketpernikahanmurahjakarta.com www.paketweddingorganizerjakarta.com www.undanganpernikahanunikmurah.com